Assalamualaikum semua, bagaimana kabarnya?
Sejak hamil dulu, aku udah diingetin sama beberapa orang "jangan beli baby box, nanti gak kepake lama!". Hmmm padahal dari awal punya baby aku berpikiran untuk menidurkan bayi di baby box. Pertimbangan ku karena postur tubuh kita berdua (aku & suami) itu lebar yha. Kasur ukuran king size 180x200 aja kerasa sempit untuk berdua, apalagi kalau ditambah 1 orang lagi hehehe. Terus meniru gaya orang barat yang membuat bayinya lebih mandiri dengan tidur di baby box sendiri, sepertinya solusi yang bagus juga, walau hal itu terlihat "gak wajar" buat orang Indonesia.

Dalam rangka perburuan baby box, aku langsung ngincer yang berbahan kayu dan tanpa motif, karena biar awet lama dan gak "bayi" banget. Kalau bisa malah dipakai lama minimal sampe 3 tahunan biar gak PR lagi beli kasur. Dari sekian perburuan, sampailah dipilihanku pada baby box dari IKEA. Berhubung yang paling murah adalah seri Sniglar, walau sedikit melenceng dari keinginanku punya baby box warna putih.
Saat hamil 5 bulan, aku iseng main ke IKEA. Udah survei lihat-lihat si sniglar ini yang harga normalnya Rp.1.400.000, lumayan mahal yha untuk ukuran box bayi. Tapi emang dasar udah rejeki kali ya, saat aku mampir ke bagian diskon dan sisa display, ehhh nangkring cantik si box bayi 1 ini. Keterangan nya sih sisa display dan gak bisa dibongkar. Karena sisa displqay, harganya diskon jadi Rp.700.000 alias setengahnya. Tapi nih niat ambil terhalang sama duit cekak, alamat gak bisa balik ke Indramayu lah! Udah nangis-nangis karena kasur idaman gak bisa dibawa pulang, eh ada temen baik bisa minjemin uang dadakan. Cuss lah langsung angkut dengan kondisi sudah terpasang.

Selesai urusan baby box, masih mikir kasurnya, karena memang tidak dijual bersamaan. Untung aja di Cirebon Nemu kasur yang ukuranya pas yaitu 120x60 cm. Karena wajarnya baby box di Indonesia 120x70. Udah deh bisa tenang punya kasur idaman.

Berhubung mikir lagi, kayaknya repot ya kalau modelnya baby taruh didalam box?  gimana kalau bangun tengah malam terus nangis minta nen? Akhirnya Nemu lag solusi yaitu dengan teknik co-sleeping. Yaitu menyatukan kasur orang tua dengan box bayi tanpa ada perbedaan level tinggi kasur. Tapi, berhubung IKEA Sniglar ini tidak didesai untuk co sleeping, walhasil mesti utak-atik sedikit dengan penambahan sana situ. Niatnya juga pasang bed sheet buat pengaman kasur, tapi baca-baca lagi ternyata malah bahaya dan bisa menyebabkan SIDS. Jadilah boxnya polosan tanpa hiasan, cuma kasur aku tumpuk lagi sama portable kasur yang dapat hadiah saat lahiran, biar kelihatan nya serba pinky gitu.
Taraa~ jadilah begini penampakan IKEA Sniglar yang aku taruh pas disebelah kasurku. Nah pada bagian depan jeruji nya ada yang tidak aku pasang, lalu bagian bawah aku ikat dengan kasur. Dan bagian sambungan antara kasur dengan box aku ganjal dengan guling bayi. Walau terkadang memang suka agak ada "gap" terutama kalau kasurnya ketarik, solusinya harus sering rapiin si guling dan mendorong kasur biar nempel lagi sama box bayi. Begitu baby  Calla launching, tanpa ba-bi-bu langsung deh aku taruh di baby box IKEA Sniglar ini.

Nah, setelah 1 tahun lebih menerapkan teknik co-sleeping, ada beberapa manfaat yang aku rasakan :
1. Kualitas tidur aku & suami sangat bagus, karena kita sering banget ngerasa kurang deep sleep karena was-was takut nindihin Calla
2. Proses nenenin saat kebangun malam sangat gampang, aku gak perlu bangun dari kasur, cukup berguling kesamping aja.
3. Calla punya tempat  mainan sendiri, jadi taruh boneka dan bantal kesukaanya dan dia bakal mainan sendiri.
4. Bisa buat latihan berdiri juga, jadi Calla ngerambat di salur nya terus latihan berdiri.
5. Gak khawatir ganggu Calla kalau mau bikin adek, kan guncangan kasur nya gak ngerambat :-p
Bisa juga dikombinasikan sama kasur yang ada kelambunya, takut kalau digigit nyamuk.
Yang paling aku rasakan manfaat utama adalah, ortu gak was-was dan tidurnya berkualitas! Bener deh, ada waktunya Calla itu gak mau tidur di baby boxnya. Walhasil kita ngalah dong Calla tidur di tengah, dan saat bangun pagi, badan kami berdua pegel terutama bagian leher. Saat aku cari tau, ternyata kita gak bener-bener deep sleep karena parno nindihin Calla.
Tapi nih, ada aja orang yang komentar soal teknik co-sleeping yang lagi-lagi "gak wajar" buat orang Indonesia, yang wajar buat orang sini adalah bayi itu tidur 1 kasur sama ortunya. Ada yang bilang awas jatuh lah, kasian sendirian lah, dll. Tapi aku sih cuek aja, toh bukan mereka yang tidur 1 kasur sama Calla tiap malemnya.

Nah rencana dirumah baru nanti, Calla mau aku coba tidur sendiri di kamarnya dengan modifikasi Sniglar ini aku turunin level ketinggiannya, sehingga bisa jadi kasur sendiri. Tapi ini masih wacana, karena sepertinya Calla masih betah tidur sama papah-mamahnya denga posisi seperti sekarang. Mungkin nanti ketika dia sudah mulai besar dan belajar mandiri. Karena sejatinya nanti Calla harus bisa mandiri dan tidak bergantung sama orang tua sepenuhnya.

Sampai saat ini Calla usia 19 bulan, co-sleeping masih aku terapkan dan tentunya Calla masih betah juiga. Mungkin itu sedikit yang bisa aku sharing mengenai tidur ala co-sleeping, kalau ada yang mau share pengalaman kalian, silahkan tinggalakn komentar di bawah ya ^^













Assalamualikum Wr. Wb
Kembali lagi di blogku ini, kali ini sambil beberes blogku yang mulai berdebu ini, aku sekalian mau review produk body care yang cukup booming di Indonesia sejak tahun kemarin. Apalagi kalau bukan Scarlett Whitening by Felicya Angelista. Selain mengeluarkan body care, Scarlett juga mengeluarkan produk perawatan wajah seperti serum dan face wash, serta juga ada shampoo dan conditioner. Nah kali ini aku lagi nyobain seri body carenya yaitu body lotion, body scrub dan body wash. Semua produk Scarelett sudah berBPOM dan juga Cruelty Free. Nah pada penasaran, baca terus ya sampai bawah~

Nama : Scarlett Body Scrub varian Romansa
Distributor : PT. Opto Lumbung Sejahtera-Jakarta
Netto : 350 gram
Harga : Rp.75.000
BPOM : NA18190705488
Produk pertama yang aku coba adalah Body Scrub varian Romansa, selain varian Romansa ini ada juga varian Pomegrante. Secara kemasannya menurutku simpel dan cukup aman dengan segel bertuliskan SCARLETT di bagian penutupnya. Saat dibuka, aroma Romansa ini cenderung manis dan floral, cocok banget buat aku yang memang suka sama wangi yang soft. Selain itu, dengan kandungan Glutathione dan Vitamin E yang berguna mencerahkan dan menjaga kelembapan kulit.
Tekstur scrubnya sendiri menurutku cenderung berpartikel halus, ukuran scrubnya juga tidak terlalu besar. Kalau aku sih sering menggunakan nya sebagai pengganti sabun mandi, tapi kembali ke selara kalian masing-masing ya.
Cara penggunannya seperti yang aku bilang tadi, bisa dipakai sebagai pengganti sabun yaitu digunakan saat mandi, atau digunakan saat tubuh masih kering lalu kita diamkan sebentar kemudian digosok. Fungsinya tentunya adalah merontokkan sel-sel kulit mati di tubuh. 
Yang aku suka, setelah dibilas hasilnya kulit tubuhku terasa supple dan lembut. Apalagi wanginya varian Romansa ini awet walaupun sudah dibilas masih terasa wangi, duh jadi pengen cium-cium badan sendiri hehehe.
Ingerdients :
Acrylic Polimer, Triisopropanol Amin, Glycerin, Mineral Oil, Cetyl Alcohol, Cetearyl Alcohol, Propylene Glycol, Glycol Distearate Dmdmhydantoin, Fragrance, Scrub, Glutathione, Water. 


Nama : Scarlett Brightening Shower Scrub varian Pomegrante
Distributor : CV. Berkat Anugerah Sejahtera-Jakarta
Netto : 300 ml
Harga : Rp.75.000
BPOM : NA1818070928
Kemudian aku mencoba varian shower scrubnya yang varian Pomegrante. Untuk shower scrub ini ada 3 varian yaitu Pomegrante, Mango dan Cucumber. Dikemas dalam botol plastik bening sehingga kita bisa melihat langsung isi dari shower scrubnya. Tutupnya model flip top sehingga memudahkan saat kita akan mengambil produk.
Sesuai namanya, shower scrub ini memiliki partikel scrub dengan 2 tipe yaitu scrub berwarna merah dan biru. Asumsiku sih scrub tersebut yaitu dari kandungan Glutathione dan juga Vitamin E yang terkandung dalam shower scrub.
Untuk varian Pomegrante ini punya aroma yang segar dan manis, aku sudah lamaaaa banget mencari shower scrub dengan wangi yang manis seperti ini, eh malah nemu di produk Scralett. Saat digunakan pas mandi, scrubnya berguna membantu pengakatan sel kulit mati. Selain itu saat dibilas hasilnya gak terlalu kesat dan gak lengket. Menurutku pas lah ditengah-tengah!

Ingredients :
Sodium Lauryl Sulfate, Sodium Lauryl Sulfate, Fatty Alcohol Sulfate, Coconut Diethanolamine, Coco Amido Propyl Betaine, Lauryl Betaine, Ethyl Diamin Tetra Acetic Acid, Glycol Distearat, Steareth-20 Methacrylate Copolymer, Dmdm Hydantoin, Glycerin, Fragrance, Beads A2 milicapsule, Glutathione, Water.

Nama : Scarlett Fragrance Brightening Body Lotion varian Romansa
Distributor : PT. Opto Lumbung Sejahtera-Jakarta
Netto : 300 ml
Harga : Rp.75.000
BPOM : NA18180145764
Kemudian aku mencoba body lotion varian Romansa, dengan kemasan yang mirip dengan body wash, hanya bedanya bagian tutupnya menggunakan pump. Untuk body lotion Scralett sendiri terdiri dari 3 varian, aku sendiri mencoba varian Romansa. Selain varian Romansa, ada pula varian Charming yang katanya wanginya seperti parfum Baccarat Rouge 540, dan juga varian Fantasia
Tekstur lotionya sendiri menurutku cukup kental, tapi untungnya sangat mudah merata dan menyerap saat diaplikasikan. Karena kulitku ini cenderung "rewel" sama body lotion, aku memang agak pemilih sama tekstur tertentu. Ternyata untuk Scarlett ini approved sama aku karena memang semudah itu diratakan dan juga menjaga kelempaban kulitku walaupun di ruangan ber AC.
Varian Romansa ini masih sama menggunakan ekstrak Glutathione dan Vitamin E yang punya efek mencerahkan. Lalu klaimnya juga bisa mencerahkan secara instan sejak pemakaian pertama. Ketika aku coba, wow! memang benar hasilnya bikin cerah tanganku dan yang aku suka cerahnya bukan yang kayak cat tembok gitu lho, tapi masih tetap terlihat natural. 
Selain itu kemasan body lotion Scralett bisa di kunci dengan cara diputar bagian tutupnya. Yang punya anak kecil kayak aku gini, berguna banget tutup yang bisa dikunci, takutnya anakku mainan lotion mamahnya hehehe.
Dan juga ada bagian pengunci di leher botolnya yang berguna kalau kita mau traveling. Kunci ini berguna agar pumpnya aman dan tidak tertekan.

Ingredients :
Acrylic polimer, Cetearyl Alcohol, Triisopropanol Amin, Propana-1-2-diol, Propane-1,2,3-triol, Dmdm Hydantoin, Fragrance, Beads A2-millicapsule, Glutathione, Water.
Oh ya banyak yang bilang juga kalau takut produk Scralett yang mereka beli di market place/reseller merupakan produk palsu. Nah, sekarang Scralett sendiri punya cara untuk memastikan produk yang kalian beli asli dengan cara cek kode verifikasi yang terdapat pada sticker hologram ditiap kemasan produk Scarlett. 
Sticker hologram dengan kode verifikasi yang terdapat pada setiap kemasan Scarlett. Oh ya kodenya aku blur supaya tidak digunakan orang lain ya. Untuk cara tersebut kalian bisa akses di situs resmi Scralett di www.scarlettwhitening.com
Kalau sudah masuk di situsnya, kalian bisa pilih menu Verifikasi atau ke link : https://verify.scarlettwhitening.com/. Setelah itu, kita akan menemukan tampilan seperti gambar di atas. Kita tinggal masukan data diri seperti nama, email, domisili, no hp dan tentunya kode serial yang ada di sticker hologram.

Tampilan verifikasi produk Scralett original.
Aku sendiri mengecek produk Scralett milikku dan untungnya produk yang aku punya original semua. Lalu jangan lupa cocokan kode angka yang ada di situs dengan yang ada di label produk kalian ya. Tips juga nih, kalau ingin verifikasi enaknya adalah saat tengah malam/subuh karena kalau siang hari server suka error. Mungkin karena banyak juga yang mengecek kode verifikasi secara bersamaan.

Overall, produk Scarlett ini lagi booming banget, memang karena produknya bagus dan sesuai sama klaimnya. Sampai adik iparku yang masih SMP aja tahu produk Scarlett, walhasil kami pakai produk ini berdua hehehe. Dan testimoni dia pun suka hasilnya apalagi efek mencerahkan yang terasa mulai dari pemakaian pertama. Sekarang aku malah penasaran sama produk face serumnya nih hehehe. Gimana menurut kalian tentang produk body care dari Scarlett? kalau mau ada pertanyaan silahkan komen dibawah ya ^^











Assalamualikum semuanya~
Gak kerasa nih udah dibulan penuh cinta, tak lain tak bukan bulan Februari. Berhubung tahun ini adalah tahun ke 5 pernikahanku dengan suami, plus tahun ini anggota keluargaku bertambah karena lahirnya Calla didunia ini. Tapi nih....katanya 5 tahun pernikahan itu godaannya cukup besar, dan bisa bikin kapal oleng kapten. Nah daripada nyari-nyari kesalahan pasangan yang ujung-ujungnya ribut dan bikin bumbu dirumah tangga, mending kita staycation aja!
Staycation? jenis liburan apa tuh?

Staycation diambil dari 2 kata bahasa inggris yaitu "stay" dan "vacation", kalau dua kata tersebut digabung menjadi staycation. Yang bisa diartikan liburan atau refreshing ke tempat-tempat terdekat. Trend ini mulai muncul di Indonesia beberapa tahun terakhir, dikarenakan banyak orang yang ingin melepas lelah tapi gak harus pergi jauh-jauh, apalagi sampai keluar negeri.

Kalau aku sih, paling suka staycation ke 2 kota yang cukup dekat dari rumahku saat ini, Indramayu. 2 kota tersebut kalau gak Bandung ya Jakarta. Emang rada aneh, kalau orang lain staycation mencari tempat yang tenang-tenang, kalau aku dan suami malah suka cari keramaian. Yaaa harap maklum, di Pantura kan ketemunya laut lagi-laut lagi.
Berhubung namanya aja staycation, tapi tetep harus diplanning sedemikian mungkin sehingga kalau bisa hemat budget juga dong. Dari sekian pilihan aplikasi hotel budget, aku memilih aplikasi OYO. Bukan pertama kalinya aku menggunakan aplikasi OYO sebagai pilihan untuk menginap, seperti pas 2 kali urusan pekerjaan ke Bandung, aku menggunakan aplikasi OYO juga, yaitu di OYO 167 Dago's Hill Hotel dan Capital O 1044 Diemdi Hotel.
OYO, yang merupakan jaringan layanan hotel yang didirikan oleh enterprenur muda dari India, Ritesh Argawal yang telah ada di 800 kota lebih. Dengan jaringan Hotel Terbesar di Dunia, OYO gak perlu diragukan lagi kualitasnya.
Aku sendiri melakukan pemesanan melalui aplikasi OYO yang bisa didownload di play store/apps store. Untuk tampilan appsnya cukup simpel dan gak bikin pusing, karena kita bisa mencari berdasarkan kota yang akan kita datangi untuk menginap, kayak aku rencana mau menginap di Jakarta. Psst, kalau pesan via aplikasi, dapat potongan diskon lebih besar lho! Belum lagi kita juga dapat reward poin dari pengalaman menginap sebelumnya. Jadi, semakin sering pesan di OYO, semakin besar juga poin yang kita punya. Nah kali ini bedanya, kalau biasanya aku menginap di OYO rooms, kali ini aku mau mencoba produk lain dari OYO. Di Indonesia sendiri OYO sudah memiliki beberapa layanan :
  • OYO Hotels : Penginapan yang sanagat terjangkau sengan fasiloitas lengkap
  • TOWNHOUSE : Hotel Premium dan ramah lingkungan untuk wisatawan milenial
  • FLAGSHIP : Hotel terjangkau yang dilayani OYO di lokasi utama
  • CAPITAL O : Penginapan yang nyaman untuk para traveler
  • COLLECTION O : Khusus untuk traveler bisnis modern, dikelola oleh OYO
  • SPOT ON : Menginap hemat dengan tempat tidur yang nyaman dan kamar mandi bersih
  • OYO LIFE : Akomodasi hunian jangka panjang/indekost
 
Kebetulan aku ada rencana mengunjungi IKEA, dan OYO terdekat ada di Collection O 18 Puri Orchad di Jl. Raya Adicipta Kav. 8 Lingkar Luar Barat, Rawa Buaya, Cengkareng. Dari situs OYO, fasilitasnya keren dengan kamar yang luas, kitchen set, kulkas, taman indoor dan kolam renang.
Lokasi Collection O sendiri berada didalam komplek apartement Puri Orchard, lebih tepatnya di tower Cedar Height.
Gak usah binggung karena begitu masuk, langsung kelihatan logo Collection O, jadi gak takut nyasar deh.
Begitu masuk, langsung disambut lobi yang terasa mewah dan homey. Oh ya untuk check-in dimulai dari jam 1 siang, dengan meninggalakn deposit sejumlah Rp.100.000 atau meninggalkan Kartu Identitas.
Nah, sekarang ngomongin kamarnya, aku mendapatkan kamar di lantai 36. Begituy masuk, aku lumayan kaget karena ternyata kamarnya luas banget! Jadi agak berbeda dengan tipe studio, disini terdapat beberapa ruangan yaitu dapur, ruang keluarga dan ruang tidur. Ada pula kulkas 1 pintu, sayangnya tidak terdapat water heater.
Kamar mandinya yang mungil dan bersih.
Sudah disediakan 2 botol air mineral.
Ruang keluarga sebelum kamar tidur, terdapat sofa bed yang bisa berubah fungsi juga menjadi kasur.

Nah untuk kasurnya sendiri ukuran queen size yang pas banget dengan keluarga kecilku.
Mumpung masih siang, akhirnya aku berkeliling ke sekitar towerku. Aku ingat ketika melihat di aplikasi OYO, ada foto seperti taman indoor. Ternyata taman indoor tersebut berada di Sky Garden dan bisa diakses semua penghuni. Tamannya enak banget dengan suasana yang serba hijau dan ada kolam ikan,
Terdapat pula wall climbing, anakku suka banget karena warna-warni dan terdapat playmat yang empuk,
Keesokan harinya, aku mencoba fasilitas kolam renang yang terdapat di lantai 1. Kolam renangnya jernih banget dan tidak berbau kaporit, jadi aman digunakan untuk bayi sekalipun. Kedalam kolamnya juga bervariasi, mulai dari 40 cm-120 cm.

Sehabis berenang, bisa bersantai-santi di kursi santai yang sudah disediakan.
Berhubung ceritanya kami menginap pas valentine, jadi aku mau kasih kejutan buat suamiku pakai hiasan bunga-bunga gitu. Kalian bisa lihat surprisenya di videoku dibawah ini ya!
Aku sendiri puas menginap di OYO karena dengan harga yang bersaing, kita dapat memilih penginapan sesuai budget kita. Mau yang tipe Premium, modern atau budget, semua ada di OYO. Apalagi kalau semakin sering menginap, semakin sering dapat reward berupa potongan harga kamar. Makanya, kalau pergi keluar kota atau staycation lagi, aku bakal menginap di OYO! 
Jangan lupa follow akun media sosial OYO buat tahu setiap promo yang sedang berlangsung :

Yuk nginap di OYO!








Siapa yang hari gini masih suka nonton TV?
Sebagai orang Indonesia kayaknya kegiatan menonton tv itu sudah mendarah daging ya. Waktu kecil dan sampai aku sebelum menikah, ibuku punya hobi menggunakan TV sebagai alarm agar anak-anaknya bangun. Setiap jam 5 pagi, tv di ruang tengah sudah menyala dan distel dengan volume sekencang-kencangnya. Apa yang ditonton saat itu? tak lain tak bukan acara Mamah Dedeh dong!
"Curhat dong mahhhh"

Beranjak dewasa dan kini sudah berkeluarga, ternyata kebutuhan akan TV rasanya kayak suatu kewajiban. Berhubung aku baru dikasih keturunan anak pertamaku Calla Lily Permata, keinginanku adalah membatasi penggunaan TV. Terutama karena tontonan siaran lokal dari tahun ke tahun makin mengkhawatirkan. Nah beberapa tips yang aku gunakan agar aku dan keluargaku agar nyaman menonton TV :

Letakan TV pada posisi yang tepat

Dengan meletakan TV sesuai jarak yang tepat, membuat mata tidak mudah lelah dan nyaman untuk menonton. Jangan lupa perhatikan ukuran layar TV dengan jarak pandangnya ya agar mendapatkan hasil menonton yang optimal. Jangan lupa atur keterangan ruangan & sirkulasi udara agar tidak terasa sumpek.

Atur lama durasi menonton TV
Hendaknya kita mengatur durasi menonton TV, terutama untuk anak-anak dibawah 5 tahun. Selain bisa mengakibatkan ganguan pada mata, anak jadi lebih mudah emosi dan tantrum. Cukup 1-2 jam sehari saja, berikan anak kita durasi menonton TV. 
Beralih ke SMART TV
Kenapa perlu beralih ke smart TV? karena dengan menggunakan smart TV kita bisa menonton konten yang lebih berkualitas. Salah satu fitur yang paling keren dari smart TV adalah kita bisa menonton Youtube tanpa perlu repot-repot dari gadget. Apalagi jaman sekarang, banyak video yang modelnya clickbait sehingga kita perlu pengawasan lebih dalam memilih tontonan untuk anak kita.

Tapi kan SMART TV mahal??

Eits kata siapa? sekarang gak perlu pusing karena di Indonesia ada brand TV murah tapi gak murahan lho, yap gak lain gak bukan COOCAA. Skyworth Group sebagai pemilik brand Coocaa yang berasal  dari Tiongkok ini memiliki pengalaman 10 tahun berada di Indonesia. Selain itu pabrik Cooca yang terletak di Cikarang memiliki poengalaman 24 tahun membuat TV berstandarisasi Jepang. Dengan pabrik yang berada di Indonesia, membuat pelayanan servis dan logistik lebih baik dan terjamin. Coocaa pas banget menjadi rekomendasi TV LED terjangkau di Indonesia.
Coocaa ini juga merupakan partner resmi TV di SEA Games 2019, bertepatan juga meluncurkan beberapa varian lini produk yaitu TB Series, Android TV Series, Smart TV Series, Karaoke & Digital TV Series
Aku sendiri sudah hampir 5 tahun menggunakan TV LED COOCAA 32inc dan gak pernah menyesal. Dengan harga yang terjangkau dan kualitas layar HD yang bening, membuat kulitas menonton menjadi lebih menyenangkan. Banyak fitur tambahan yang oke banget untuk kisaran harga dibawah 2juta. 
Berhubung sekarang zamannya udah SMART TV, makanya aku naksir berat sama 2 produk COOCAA terbaru yang kedua sudah punya fitur smart TV, yaitu seri TB5000 & UB7500. 

Coocaa UB7500
Salah satu seri andalan dari Cooca yaitu seri UB7500 yang sudah mengadopsi teknologi Android TV 9.0. Dengan ukuran layar yang besar 50" tapi gak membuat gambar kabur karena resolusinya sudah 4K UHD 3840x2160.
Serunya nih, buat orang jaman sekarang, nonton TV gak cuma nonton TV aja, kita bisa pilih mau menoton tayangan dari Youtube atau Netflix. Apalagi dengan remote khusus yang bisa akses fitur-fitur tersebut tanpa perlu ribet pencet banyak tombol dengan bantuan Google Assistant
Selain itu Coocaa sudah mengimputkan Dolby Audio & DTS TruSurrond untuk pengalaman menoton seperti di bioskop.
Port yang lengkap terdiri dari HDMI 2.0 2 buah, HDMI 1.4, USB 3.0, USB 2.0, LAN dan RCA membuat Cooca UB7500 bisa mengakomodir semua kebutuhan kita.

Cooca TB5000
 
Produk berikutnya adalah Smart TV Coocaa TB5000 yang memiliki ukuran layar lebih kecil yaitu 40". Eits walau lebih kecil, tapi teknologi layarnya sudah 2K FHD 1980x1020 dan desain yang Infinty Screen. 
 Sumber : Youtube K2Gadget
Seri ini juga memiliki akses langsung ke Youtube dan Netflix dengan tombol khusus di remote. Dan juga sudah ada Google Assistant buat yang males ngetik-ngetik buat nyari video di Youtube kayak aku ini hehehe.

Untuk seri TB5000 portnya terdiri dari HDMI 1.4, USB 2.0 2 buah, LAN dan RCA.

Tapi di kotaku kan gak ada yang jual Coocaa kak?



Nah kalau hal ini, kalian gak perlu pusing-pusing kok. Cooca punya Flagship Store yang ada di Lazada Indonesia. Apalagi sering banget tuh diskon besar-besaran kayak seri Coocaa Model 50S6G dari harga normal Rp.8.999.000 diskon 49% jadi cuma Rp.4.599.000 aja!!




Nah tunggu apalagi, aku sebagai pengguna TV Coocaa aja gak nyesel karena harganya yang terjangkau tapi kualitas gak murahan. Apalagi kalau sampai berkesempatan bisa memiliki Smart TV 50", puas banget deh buat nonton bersama anakku. Yuk semuanya cobain produk dari Coocaa!