Tampilkan postingan dengan label Random. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Random. Tampilkan semua postingan
Assalamualaikum semua~
Kegiatanku sehari-hari menjadi seorang guru dan juga beauty blogger membuatku harus 'melek ' teknologi. Apalagi sekarang jamannya sudah bukan lagi membuat konten melalui tulisan, melainkan juga menggunakan media audio visual. Sekarang aku juga harus bisa mengolah suatu konten dalam bentuk video dan ternyata harus juga membutuhkan laptop yang bisa memproses editing dengan cepat dan handal. Pilihanku jatuh ke ASUS dan kebetulan sekali sehari-hari aku menggunakan seri X555.
Yang aku miliki yaitu Asus seri X555BP yang memiliki desain yang elegan dan timeless dengan pilihan warna hitam dengan kombinasi warna silver. Selain itu kenapa aku naksir seri X555 adalah karena dibekali layar 15,6 inch dengan resolusi HD 1366 x 768 piksel dan dibekali juga dengan dengan HDD 1 TB, asik banget buat yang suka nonton drama di laptop karena layarnya yang lebar dan penyimpanannya yang besar. Dan yang lebih aku happy adalah beratnya hanya 2,2 kg, masih cukup ringan mengingat ukuran layarnya yang besar.
Nah sekarang aku akan membahas keunggulan dari Asus X555 yaitu :

Home entertainment dimana saja, kapan saja
Asus X555 dibekali prosesor APU AMD terbaru, dengan kartu grafis Radeon R5 yang sangat mumpuni untuk pekerjaan editing seperti mengedit video, foto bahkan untuk bermain game. Saat pembelian, Asus sudah membekali dengan Windows 10 Original, jadi kita gak perlu repot-repot instal ulang dan tentunya lebih aman.
Biasanya selain menjadi laptop andalan untuk kegitan menulis, dan editing foto untuk blog, aku juga menggunakannya untuk melakukan pekerjaan editing video. Dan selama ini aku belum pernah mengalami masalah seperti error dan sebagainya, malah aku merasa dengan prosesor AMD membuat kinerja editing menjadi lebih cepat.
Selain itu kegiatanku menjadi guru SMK jurusan Desain Pemodelan & Informasi Bangunan menuntutku untuk bisa mendesain bangunan menggunakan aplikasi grafis seperti Autocad dan Sketchup. Semua pekerjaan tersebut bisa aku kerjakan dengan mulus dan tanpa gangguan. 

IceCool Technology
Dengan teknologi IceCool membuat laptop ini tidak mudah panas karena menjaga suhu antara 28-35 derajat. Kegiatan mengedit jadi lebih nyaman karena telapak tangan kita tidak terasa panas walaupun digunakan dalam waktu lama. Dan juga Asus X555 mempunyai teknologi EyeCare yang dapat mereduksi 33% cahaya biru yang biasanya membuat mata kita cepat lelah apabila terus-terusan melihat ke layar laptop.

Kapasitas Baterai yang besar
Siapa yang disini suka nonton drama Korea? kalau kalian suka berarti sama denganku. Suka bete gak sih pas asik-asik nonton tiba-tiba baterai sudah habis dan ribet cari colokan? Untungnya Asus X555 memiliki Li-Polymer Battery yang di claim lebih kuat 2,5x dibandingkan baterai jenis lainnya. Jadi gak takut lagi baterai habis saat lagi asik nonton drama hehehe.

Selain fitur-fitur yang sudah aku sebutkan tadi, masih banyak kelebihan dari dari Asus X555 seperti teknologi SonicMaster untuk menghasilkan suara yang jernih dan realistik. Ada pula Smart Gesture-Multi-touch yang ditanamkan pada Touchpad yang lebih responsif. Selain itu seri X555 sudah dibekali 2 buah USB 3.0 yang memiliki kecepatan transfer 10x lipat dibandingkan USB 2.0.
Selain seri X555BP yang aku gunakan, sekarang juga sudah tersedia seri X555QG dan X555QA dengan prosesor AMD yang lebih terbaru yaitu AMD Quad Core A10-9620P dan kartu grafis Radeon R5. Untuk seri X555QA memiliki memori 4GB DDR4 sedangkan pada seri X555QG memiliki memori 8GB DDR4. Untuk spesifikasi seperti bentuk dan fitur tidak banyak berubah dari seri X555BP, tapi dengan dapur pacu lebih maksimal tentunya akan lebih mempermudah kegiatanku dalam editing foto maupun video. Kalau ditanya, apakah aku mau upgrade ke AMD A10, pastinya aku mau banget karena seri AMD A10 merupakan AMD generasi ke 7 atau bisa juga disebut dengan Bristol Ridge. Seri Bristol Bridge memiliki kecepatan hingga 3.3 GHz. Selain itu AMD A10 ini memiliki 10 Compute Unit dengan 4 core sebagai prosesor dan 6 core lainnya untuk grafis Radeon R5 yang sudah termasuk didalam bawaan seri Asus X555Untuk spesifikasi lebih lengkap tentang Asus X555QG dan X5555QA bisa dilihat di tabel dibawah ini :


Selain tersedia di toko komputer di sekitar kalian, Asus juga sudah memilki official store di Tokopedia dan kalian bisa beli ASUS X555 di link berikut  : (https://www.tokopedia.com/asus?source=universe&st=product)
Bagaimana, apakah kalian juga tertarik untuk menggunakan Asus seri X555? Kalau begitu silahkan sharing dikolom komentar ya!







Tulisan ini dibuat untuk mengikuti kontes blog Asus x BCC batch 3





Halo semuanya!
Long weekend kemarin pada kemana nih? kebetulan aku menghabiskan waktu di kota kembang Bandung. Awalnya tanpa plan apa-apa, sampe nyari penginapan aja di detik-detik terakhir. Bahkan rencana ke China Town itu hanya sepersekian menit ketika sudah mau sampai lokasinya, untung gak kebabalasan :-D
Lokasinya sendiri berada di Jl. Kelenteng, Bandung, lokasinya gampang banget di temukan dari Jl. Jendral Sudirman tinggal cari belokan ke kanan ke arah jalan Kelenteng, lokasinya sendiri berdiri di bekas gedung Permaba. Kekurangannya hanya pada tidak adanya tempat parkiran terutama untuk mobil. Kebetulan aku gak dapat parkiran mobil sehingga harus memutar dulu dan akhirnya malah parkir di Jl. Kebon Jati barulah jalan kaki ke China Town
Untuk memasuki China Town, maka kita harus membeli tiket terlebih dahulu, kebetulan pas aku datang weekend jadi harga tiketnya adalah Rp.20.000 dan bisa ditukarkan dengan merchandise. Aku sendiri mendapatkan gantungan kunci dan juga tongtol alias tongkat tol.
Tiket masuk
Tanpa perlu masuk pun kita sudah disajikan dengan mural-mural khas chinese, di depan sini ada mural bergambarkan penjual bakpau.
Gerbang masuk berada di sebelah kanan bangunan, btw iya itu suami saya bawain tas saya :-D
Beitu masuk, nuansanya berasa banget kental etnisnya, banyak mural dan hiasan bertuliskan chinese yang mungkin gak bisa kita lihat sehari-hari. 

Oh ya, didalam sini segala pembayaran tidak menerima uang tunai ya, melainkan menggunakan kartu debit/kredit/Flazz. Kebetulan pas saldo debitku habis jadi sekalian saja suamiku beli kartu Flazz dan langsung di isi nominalnya, paling gak kartunya bisa dipakai untuk bayar toll.
Dan desain kartu Flazznya pun ala China Town, jadi kalian gak akan nemu desain seperti ini selain disini. Untuk Kartu Flazz nya sendiri seharga Rp.25.000 dan bisa di isi maksimal Rp.1.000.000.,-

Oh ya, walau namanya China Town, disini tidak ada makanan yang mengandung babi, jadi Insyallah semua halal. Dan disini juga ada Musholla untuk yang mau menunaikan sholat, jadi tenang aja gaes siapapun bisa main ke China Town Bandung.
Di toiletpun ada hiasannya, duh pengen banget meja marble nya >,<

"Yang di foto disini Cantik" 
"makasih"

Selain menyediakan ambiance, disini kita juga bisa menikmati berbagai macam kuliner yang lekat dengan etnis. Kebetulan aku nyobain Gelato disini yang ada di bagian outdoor belakang, tepatnya pas didepan playground.
Sebenarnya agak mahal sih untuk 1 cup isi 3 rasa seharga Rp.45.000, tapi gak papa lah sekali-sekali.
Di sini juga ada playground khusus anak-anak, tiket masuknya Rp.35.000
Salah satu lorong di China Town
Nah ini adalah mural yang cukup terkenal, kalau ke China Town gak lengkap deh kalo gak foto disini!
Kang becaknya kecapean....
Selain ada bagian outdoor, ada juga bagian indoor yang bisa digunakan untuk makan.
Disini juga banyak bertebaran barang-barang vintage yang bisa jadi spot buat foto termasuk telepon umum ini. 
Ini ceritanya adek aku pura-pura jadi Dilan nelpon Milea gitu ihiirrr...
Ada juga spot jembatan merah layaknya film-film chinese jadul yang ada bagian pacaran di jembatan hehehe.
Kebetulan juga pas banget ada penampilan Barongsai dan Wushu, jadi suasana sore itu beneran rame banget! Aku sampe desek-desekan demi nonton barongsai aja, tapi puas lah karena lihat barongsainya lucu warna pink.

Overall aku puas banget bisa main ke China Town Bandung, lokasi ini pas banget buat piknik keluarga terutama yang pengen mengalami experience nuansa Tionghoa. Karena keluargaku asli orang Jawa semua, rasanya kita kayak mempelajari suasana baru di sini, karena sebenarnya Indonesia itu kaya, gak cuma ada 1 suku saja, jadi mari kita warnai keberagaman Indonesia dengan saling menghargai semua etnis dan suku ya ^^

China Town Bandung
Jl. Kelenteng No.41, Ciroyom, Andir, Kota Bandung, Jawa Barat 40182











Hai-hai-hai
Minggu ini sungguh produktif sekali, mungkin karena kemarin sempat berhenti ngeblog 2 mingguan dikarenakan kerjaan yang lebih penting. Kalau post sebelumnya aku sharing tentang ringlight, kali ini aku mau sharing tentang meja riasku.
Sebelumnya aku gak berniat ria/pamer, tapi aku lebih pengen sharing kira-kira gimana sih mewujudkan meja rias idaman dengan budget pas-pas an. Berhubung pernah nih temen di medsos request meja rias ku dibahas di blog, aku ngerasa inilah saatnya. Pas banget karena aku ngerasa meja riasku yang sekarang "cukup" mendekati kriteria meja rias yang aku idam-idamkan dari kecil.
Jadi, pertengahan tahun ini aku pindahan kamar dan sekalian rombak habis-habisan kamar tidurku yang baru, mulai dari desain, cat, dll semua aku setting sendiri. Bahkan untuk ngecat sama pasang list gipsum aku pasang sendiri. Soalnya ngerasa gagal aja guru Teknik Bangunan manggil tukang buat ngecat hahaha. Nah meja riasku ini aku beli sebelum pindahan kamar, jadi aku harus setting ulang kira-kira dimana peletakan yang pas dan gak bikin penuh kamar. Akhirnya aku memilih salah satu sudut kamar yang kira-kira bisa juga diletakan kursi dibawahnya.
Apakah kalian kira meja riasku ini beli di Ikea dan mirip dengan beauty infulencer diluar sana? Bukan, meja rias ini aku beli di Giant Supermarket dengan harga Rp.799.000. Belinya juga perlu drama dikit karena barang yang aku mau cuma tinggal di display aja. Jadi aku beli meja ini dan dipaksa "masuk" ke mobilku yag tipe sedan, kalian bayangkan aja sendiri hahaha. Yang aku suka ukuran meja ini panjangnya 1 meter dengan kedalaman 60 cm, standar ukuran meja manusia, gak terlalu tinggi gak terlalu rendah. Terdapat 4 buah rak dibawahnya dengan tinggi sekitar 25 cm. Sayangnya ada harga ada rupa, belum beberapa bulan bagian penahan rak nya mulai melengkung, sehingga penahannya suka copot sendiri. Akhirnya dengan terpaksa aku baut saja penahannya, jadi kalian lihat baut emas itu adalah struktur penahan yang baru.
Kedua, untuk bagian atasnya sebenarnya aku punya cita-cita meja rias dengan cermin lampu ala MUA-MUA gitu. Tapi dipikir-pikir lagi, berhubung sekarang punya ringlight jadi kayaknya gak perlu lah lampu model begitu, lagian boros listrik juga (otak emak-emak). Akhirnya aku akalin aja dengan wire grid wall yang aku beli di Cirebon. Belinya juga lucu, awalnya gak pernah niat punya beginian, tapi pas lihat toko di pinggir jalan ada yang jual mendadak aku minta berhenti dulu. Niat awalnya sih mau dibentuk menjadi flower wall gitu, tapi karena modalnya banyak yak buat beli bunga plastik, ya udahlah jadinya dipasang di meja rias aja buat nyatolin kacamata, cermin, dll. Oh ya aku beli ukuran 80 cm x 100 cm, aku lupa harganya tapi gak sampai 50ribu, kalo gak salah malah 26ribuan. 
Kemudian untuk bagian atas meja, aku sengaja jejerin semua makeup & skincare yang aku pakai harian. Karena aku tipenya kalau dimasukin ke dalam rak, malah gak akan kepakai alias kelupaan sampai produknya kadaluarsa. Tapi denger-denger, kalau sudah punya anak bakal lain lagi ceritanya ya? makeup harus di umpetin sebaik dan serapi mungkin hehehe. Di meja inilah aku sering banget foto produk untuk di review, makanya aku selalu menyediakan bunga sebagai properti untuk foto.
Secara garis besar inilah makeup/skincare harian yang aku pakai, ya gak semuanya sekaligus tapi minimal sehari-hari bisa gonta-ganti warna lipstik. Untuk tempat-tempatnya aku beli secara terpisah dan gak sekligus, misal main ke Daiso aku beli wadah mirip Anna Suiseharga 25k. Main lagi ke Miniso, lihat wadah kapas seharga 30k dibeli lah. Untuk yang clear acrylic storage kebetulan aku minta sebagai bagian dari mahar pernikahan dulu. 
Untuk kaca bentuk love ini, aku beli di Usupso seharga 30k, sebenarnya aku juga pernah punya warna pink, tapi pecah. Karena udah terlanjur suka sama bentuknya jadi belilah lagi warna putih, biar nyambung sama mejanya gitu. Oh ya ini kacanya bolak-balik jadi praktis, sayang cerminya gak bisa pembesaran.
Sekarang masuk ke dalam rak nya, jangan bayangin kayak di pinterst yang serba rapi gitu yak! Rak pertama aku isi dengan wadah terpisah yang biasanya aku bagi sebelah kiri untuk bulu mata, sebelah kanannya masker & bedak yang gak muat di pajang di atas, kemudian ada wadah bros hijab, kacamata, wadah benang buat jahit dll. Intinya rak paling atas isinya barang yang sehari-hari kepakai tapi gak pantes buat dipajang >,<
Rak kedua, isinya berbagai macam box dengan isi makeup/skincare yang belum dipakai. Isi didalam boxnya sih gak banyak banget, paling cuma 4-5 item, bahkan ada box isinya cuma pensil alis. Yang ditampung juga  box yang  terlalu sayang dibuang aja sih, biasanya karena desain box nya yang bagus-bagus aja.
Rak ketiga sama-sama menampung box dan produk yang belum kepakai, cuma di rak ini agak berantakan aja isinya. Rak ini juga menampung pouch-pouch kosong yang biasanya aku gunakan kalau mau berpergian/mudik.
Nah, rak ke empat adalah rak ter-random diantara rak-rak sebelumnya. Isinya adalah....kardus-kardus kosong hahaha. Jadi, aku masih punya kebiasaan menyimpan kardus produk yang masih aku pakai. Kalau produk tersebut habis, baru aku buang se-kardus-kardusnya. Biasanya juga gak dibuang gitu aja sih, lebih sering di bakar dibelakang rumah, biar gak ada orang jahat memanfaatkan kemasan bekasku. Hmm..adakah yang sama seperti aku, menyimpan kardus bekas kemasan?
Untuk saat ini mungkin aku sudah puas dengan meja riasku yang sekarang, karena sudah mengakomodir segala kebutuhanku mulai dari dandan sampai ngetik-ngetik juga bisa di meja ini. Dan alhamdulliahnya sampai saat ini belum kejadian makeup sampai bececer karena kekurangan storage. Semoga tulisan ini membantu kalian yang sedang mencari inspirasi meja rias yang cocok dengan kalian. Saranku, belilah meja yang banyak storagenya, karena di jamin makeup kalian semakin hari semain bertambah :-D